Selasa, 30 April 2013

PETA PEREKONOMIAN


BAB 4
PETA PEREKONOMIAN


A.   KEADAAN GEOGRAFIS INDONESIA
Karena Indonesia terletak pada posisi silang (cross position) antara dua benua dan dua samudra, maka pengaruhnya bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:
a. Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.
b. Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama.
c. Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di Indonesia cukup ramai, sehingga menunjang perdagangan di Indonesia dan menambah sumber devisa negara.
Pengertian letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Menurut letak geografisnya Indonesia terletak di antara dua benua, yakni Asia dan Australia, dan di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Letak Indonesia yang diapit dua benua dan berada di antara dua samudra berpengaruh besar terhadap keadaan alam maupun kehidupan penduduk.

B.   MATA PENCAHARIAN
Sebagian besar mata pencaharian penduduk Indonesia berada dalam sektor pertanian atau agraris karena wilayah Indonesia subur dan terdapat banyak lahan. Persentase terbesar penduduk Indonesia bertempat tinggal di wilayah pedesaan yang terdapat banyak lahan untuk kegiatan bertani yang meliputi, perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Dibandingkan dengan wilayah perkotaan yang persentasenya kecil dan masyarakatnya banyak yang bekerja di sektor industri. Jika dibandingkan dengan sektor lain, secara absolut sektor pertanian masih dominan terhadap GDP (Gross Domestic Product). Yang harus diwaspadai dalam sektor pertanian ini adalah kenyataan bahwa komoditi yang dihasilkan dari sektor ini relatif tidak memiliki nilai tambah yang tinggi, sehingga tidak dapat bersaing dengan komoditi yang dihasilkan sektor lain (misalnya industri), oleh karena itu sebagian masyarakat Indonesia yang bermata pencaharian di sektor pertanian (desa) semakin tertinggal oleh masyarakat yang bekerja dan memiliki akses di sektor industri (kota). Oleh karena itu terdapat langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini:
·        Memperbaiki kehidupan penduduk/petani dengan pola pembinaan dan pembangunan sarana dan prasarananya bidang pertanian;
·        Meningkatkan nilai tambah komoditi pertanian, jika dimungkinkan tidak hanya untuk pasar lokal saja tetapi juga merambah ke pasar Internasional;
·        Mencoba mengembangkan kegiatan agribisnis;
·        Menunjang kegiatan transmigrasi.

C.   SUMBER DAYA MANUSIA
Indonesia termasuk salah satu negara berkembang, yang memiliki tingkat kependudukan yang cukup tinggi keadaan ini menyebabkan Indonesia mengalami masalah dengan sumber daya manusianya diantaranya:
1.    Pertumbuhan penduduk yang masih tinggi
Hal ini akan menimbulkan masalah bagi negara, jika tidak diikuti dengan peningkatan produksi dan efisiensi di bidang lainnya. Oleh karena itu pemerintah mengambil beberapa tindakan yaitu melaksanakan program keluarga berencana dan meningkatkan mutu sumber daya manusia dibidang pendidikan formal maupun informal.
2.    Penyebaran penduduk yang kurang merata
Penyebaran penduduk yang seperti ini menyebabkan tidak seimbangnya kekuatan ekonomi secara umum. Akibat lanjutnya adalah ketidak seimbangnya antara daerah miskin dan daerah kaya. Tidak seimbangnya beban penduduk seperti itu akan berdampak terpusatnya modal didaerah tertentu saja.
3.    Kurang seimbangnya struktur dan komposisi umur penduduk
Keadaan penduduk yang seperti ini dapat menyebabkan timbulnya proses regenerasi kegiatan produksi menjadi tidak lancar.akibatnya ada masa menunggu yang seharusnya tidak terjadi, karena dalam memenuhi kebutuhan hidup tidak ada istilah “menunggu”.

D.   INVESTASI
Berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Contohnya membangun rel kereta api atau pabrik. Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y,i). Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.

http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar