BAB 4
PETA PEREKONOMIAN
A. KEADAAN GEOGRAFIS INDONESIA
Karena Indonesia terletak pada posisi silang (cross
position) antara dua benua dan dua samudra, maka pengaruhnya
bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:
a. Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.
b. Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama.
c. Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di Indonesia cukup ramai, sehingga menunjang perdagangan di Indonesia dan menambah sumber devisa negara.
a. Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.
b. Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama.
c. Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di Indonesia cukup ramai, sehingga menunjang perdagangan di Indonesia dan menambah sumber devisa negara.
Pengertian
letak geografis adalah
letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Menurut letak
geografisnya Indonesia terletak di antara dua benua, yakni Asia dan
Australia, dan di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan
Samudra Pasifik. Letak Indonesia yang diapit dua benua dan
berada di antara dua samudra berpengaruh besar terhadap keadaan alam
maupun kehidupan penduduk.
B. MATA PENCAHARIAN
Sebagian besar mata pencaharian
penduduk Indonesia berada dalam sektor pertanian atau agraris karena wilayah
Indonesia subur dan terdapat banyak lahan. Persentase terbesar penduduk
Indonesia bertempat tinggal di wilayah pedesaan yang terdapat banyak lahan
untuk kegiatan bertani yang meliputi, perkebunan, pertanian, peternakan, dan
perikanan. Dibandingkan dengan wilayah perkotaan yang persentasenya kecil dan
masyarakatnya banyak yang bekerja di sektor industri. Jika dibandingkan dengan
sektor lain, secara absolut sektor pertanian masih dominan terhadap GDP (Gross
Domestic Product). Yang harus diwaspadai dalam sektor pertanian ini adalah
kenyataan bahwa komoditi yang dihasilkan dari sektor ini relatif tidak memiliki
nilai tambah yang tinggi, sehingga tidak dapat bersaing dengan komoditi yang
dihasilkan sektor lain (misalnya industri), oleh karena itu sebagian masyarakat
Indonesia yang bermata pencaharian di sektor pertanian (desa) semakin
tertinggal oleh masyarakat yang bekerja dan memiliki akses di sektor industri
(kota). Oleh karena itu terdapat langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini:
·
Memperbaiki
kehidupan penduduk/petani dengan pola pembinaan dan pembangunan sarana dan
prasarananya bidang pertanian;
·
Meningkatkan
nilai tambah komoditi pertanian, jika dimungkinkan tidak hanya untuk pasar
lokal saja tetapi juga merambah ke pasar Internasional;
·
Mencoba
mengembangkan kegiatan agribisnis;
·
Menunjang
kegiatan transmigrasi.
C. SUMBER DAYA MANUSIA
Indonesia
termasuk salah satu negara berkembang, yang memiliki tingkat kependudukan yang
cukup tinggi keadaan ini menyebabkan Indonesia mengalami masalah dengan sumber
daya manusianya diantaranya:
1. Pertumbuhan penduduk yang masih
tinggi
Hal ini akan menimbulkan masalah bagi negara, jika
tidak diikuti dengan peningkatan produksi dan efisiensi di bidang lainnya. Oleh
karena itu pemerintah mengambil beberapa tindakan yaitu melaksanakan program
keluarga berencana dan meningkatkan mutu sumber daya manusia dibidang
pendidikan formal maupun informal.
2. Penyebaran penduduk yang kurang
merata
Penyebaran penduduk yang seperti ini menyebabkan tidak
seimbangnya kekuatan ekonomi secara umum. Akibat lanjutnya adalah ketidak
seimbangnya antara daerah miskin dan daerah kaya. Tidak seimbangnya beban
penduduk seperti itu akan berdampak terpusatnya modal didaerah tertentu saja.
3. Kurang seimbangnya struktur dan
komposisi umur penduduk
Keadaan penduduk yang seperti ini dapat menyebabkan
timbulnya proses regenerasi kegiatan produksi menjadi tidak lancar.akibatnya
ada masa menunggu yang seharusnya tidak terjadi, karena dalam memenuhi
kebutuhan hidup tidak ada istilah “menunggu”.
D. INVESTASI
Berdasarkan
teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan
produksi) dari modal barang yang tidak
dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Contohnya membangun rel kereta api atau pabrik. Investasi adalah
suatu komponen dari PDB dengan rumus
PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi
pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan
mesin) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi
pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y,i). Suatu pertambahan
pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga
yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal
tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika
suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk
investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana
tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.
http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar