Ruang Lingkup Bisnis
1. Pengertian Bisnis
Bisnis berasal dari bussiness yang berarti sibuk. Dari kesimpulan tersebut dapat di artikan bahwa bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Jenis – Jenis Bisnis
umumnya jenis – jenis bisnis dibagi menjadi 4 macam yaitu :
Macam-macam sistem ekonomi
1.Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istadat kebiasaan dan nilai budaya setempat.
2.Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi yang memberi kebebasan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya.
3.Sistem Ekonomi Sosialis (ETATISME)
Sistem Ekonomi yang seluruh kegiatan Ekonominya direncanakan,dilaksanakan,dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat.
4.Sistem Ekonomi Campuran
Gabungan dari sistem perekonomian Liberal dan sosialis.
4. SISTEM EKONOMI PASAR
sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, konsumsi, sampai distribusi diserahkan seluruhnya kepada mekanisme kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran “Adam Smith” .
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
Tips Membuat Bisnis Baru
Memulai bisnis baru pada zaman sekarang memang harus memperbanyak strategi agar bisnis tersebut sukses. Tapi sebelum memulai bisnis ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
5. Unsur-unsur penting dalam aktivitas ekonomi
6. Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis Adalah Kebutuhan Manusia yang berupa barang dan jasa yang harus terpenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang (barter) yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak.
7. Mengapa Belajar Bisnis
Setelah membaca beberapa tulisan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa, dengan “bisnis”, kita dapat mengurangi jumlah pengangguran dengan membuka lapangan pekerjaan. Bisnis merupakan salah satu alat penghubung menuju kesejahteraan, kemakmuran untuk diri sendiri maupun orang lain.
Suatu Negara dapat memperbaiki keadaan perekonomian negaranya dengan berbisnis. Melakukan hubungan internasional dalam perdagangan. Dengan begitu dapat membantu meningkatkan pendapatan perkapita Negara itu sendiri. Namun dalam menjalaninya, kita harus tahu trik dan cara-cara dalam membuka suatu usaha/bisnis tersebut.
Sumber :
1. Pengertian Bisnis
Bisnis berasal dari bussiness yang berarti sibuk. Dari kesimpulan tersebut dapat di artikan bahwa bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Jenis – Jenis Bisnis
umumnya jenis – jenis bisnis dibagi menjadi 4 macam yaitu :
- Monopsoni (keadaan dimana suatu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/ atau jasa dalam suatau pasar komoditas.
- Oligopoli ( pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan lebih dari dua namun kurang dari supuluh perusahaan).
- Oligopsoni ( keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/ atau jasa dalam suatu pasar komoditas).
- Monopoli (suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar).
- 2.Tujuan Kebijakan Bisnis
- Berikut merupakan beberapa tujuan kebijakan bisnis :
- Melindungi usaha kecil dan menengah (Kebijakan ini berguna untuk melindungi usaha kecil yang tidak mempunyai lahan atau wilaya usaha, sehingga usaha kecil ini dapat mengembangkan usahanya dan mempunyai daya saing).
- Melindungi lingkungan hidup sekitarnya (tujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negatif kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut).
- Melindungi konsumen (konsumen merupakan raja, semua yang diberikan konsumen harus yang terbaik, dan pelayan yang diberikan harus prima).
- Pendapatan pemerintah (bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban
untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut
dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha
bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian
sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh
pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara
kita ini.)
3.SISTEM PEREKONOMIAN
Macam-macam sistem ekonomi
1.Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istadat kebiasaan dan nilai budaya setempat.
2.Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi yang memberi kebebasan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya.
3.Sistem Ekonomi Sosialis (ETATISME)
Sistem Ekonomi yang seluruh kegiatan Ekonominya direncanakan,dilaksanakan,dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat.
4.Sistem Ekonomi Campuran
Gabungan dari sistem perekonomian Liberal dan sosialis.
4. SISTEM EKONOMI PASAR
sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, konsumsi, sampai distribusi diserahkan seluruhnya kepada mekanisme kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran “Adam Smith” .
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
- Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
- Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya.
- Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
- Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
- Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar Persaingan dilakukan secara bebas
- Peranan modal sangat vital
- Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
- Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
- Munculnya persaingan untuk maju
- Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar
- Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba
- Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
- Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
- Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
- Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu Perhatikan bagaimana sistem ekonomi pasar memecahkan persoalannya
- Kesempatan Bisnis atau Usaha
Tips Membuat Bisnis Baru
Memulai bisnis baru pada zaman sekarang memang harus memperbanyak strategi agar bisnis tersebut sukses. Tapi sebelum memulai bisnis ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
- Perhatikan hal di sekitar kita. Dalam perjalanan menuju kantor atau kampus misalnya, perhatikan apa yang ada di sekitar kita. Dari beberapa warung, toko, atau kegiatan usaha lainnya, pasti ada kurangnya. Misalnya di sebuah daerah di bagian Jogja utara, yang ramai dengan dengan berbagai kegiatan usaha seperti futsal, tempat penjualan pulsa, penjualan laptop, warung makan, serta daerah tersebut juga dekat dengan beberapa kampus. Tapi, di daerah tersebut hanya ada dua usaha fotokopi. Jika kita memperhatikan dan jeli melihat peluang maka tempat itu bisa dijadikan sebagai lahan dan bisnis fotokopi.
- Maksimalkan kemampuan Jika dirasa memulai bisnis baru membutuhkan modal berupa uang yang luar biasa, kita bisa mengantisipasinya dengan memulai kegiatan bisnis berdasarkan kemampuan yang kita miliki. Misalnya, jika di kampus kita sangat ahli dengan penghitungan data statisitik dan penelitian, kenapa kita tidak mencoba membisniskan hal tersebut. Misalnya dengan ikut membantu teman-teman mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsinya. Selain dapat membagi ilmu, biasanya kita juga akan mendapatkan keuntungan berupa bayaran. Dan siapa tahu dari kemampuan tersebut kita bisa membuka usaha pengolahan data misalnya.
- Seringlah bersosialisasi dengan siapa pun. Banyak berteman dengan siapa pun akan membuat kita menambah ilmu pengetahuan kita akan banyak hal. Biasanya akan saling melengkapi kemampuan kita dengan beberapa teman lainnya. Dari sinilah biasanya muncul ide-ide baru yang bisa dijadikan sebuah bisnis.
- Ikuti perkembangan yang bersifat kekinian. Misalnya dengan perkembangan teknologi yang semakin terbuka membuat bisnis baru di bidang ini berkembang dengan cepat. Mungkin kita bisa membuka bisnis baru sebagai distributor laptop, atau smartphone seperti blackberry, iphone dan lain-lainnya. Selain itu, kita juga bisa membuat perangkat-perangkat lunak seperti berbagai aplikasi yang bisa dijual dan digunakan dalam teknologi-teknologi.
- Membuat rencana bisnis. Mulailah membuat rencana bisnis dan stategi bisnis dari awal. Jika hal tersebut terus tertunda maka kegiatan bisnis kita belum tentu berhasil. Hal ini karena bisnis sangat erat kaitannya dengan lingkungan sosial yang selalu bergerak secara cepat dan dinamis. Selain itu, perhatikan pula nilai dari bisnis kita ini untuk waktu jangka panjang. Karena hanya jika untuk waktu jangka pendek, maka kita harus mengulang kembali rencana dan strategi bisnis dari awal, membutuhkan waktu, dan mungkin juga uang yang lebih untuk itu.
5. Unsur-unsur penting dalam aktivitas ekonomi
- Keinginan Manusia
- Sumber Daya
- Cara-cara berproduksi ( Tehniques Of Production)
6. Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis Adalah Kebutuhan Manusia yang berupa barang dan jasa yang harus terpenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang (barter) yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak.
7. Mengapa Belajar Bisnis
Setelah membaca beberapa tulisan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa, dengan “bisnis”, kita dapat mengurangi jumlah pengangguran dengan membuka lapangan pekerjaan. Bisnis merupakan salah satu alat penghubung menuju kesejahteraan, kemakmuran untuk diri sendiri maupun orang lain.
Suatu Negara dapat memperbaiki keadaan perekonomian negaranya dengan berbisnis. Melakukan hubungan internasional dalam perdagangan. Dengan begitu dapat membantu meningkatkan pendapatan perkapita Negara itu sendiri. Namun dalam menjalaninya, kita harus tahu trik dan cara-cara dalam membuka suatu usaha/bisnis tersebut.
Sumber :
- http://karinadevianta.blogspot.com/2011/11/ruang-lingkup-bisnis.html
- http://gabyclarasintapw.blogspot.com/2011/12/ruang-lingkup-bisnis.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar