Kamis, 08 Oktober 2015

TUGAS ETIKA PROFESI AKUNTANSI 1


Tugas PSAK 1

 

  1. Ada berapa jumlah pernyataan PSAK hasil adopsi IFRS?


    PSAK No.1 tentang Penyajian Laporan Keuangan (Revisi 2009)
     
    PSAK No.2 tentang Laporan Arus Kas (Revisi 2009)

    PSAK No.3 tentang Laporan Keuangan Interim (Revisi 2010)

    PSAK No.4 tentang Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri (Revisi 2009)

    PSAK No.5 tentang Segmen Operasi (Revisi 2009)

    PSAK No.7 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi (Revisi 2009)

    PSAK No.8 tentang Peristiwa Setelah Akhir Periode Pelaporan (Revisi 2010)

    PSAK No.10 tentang Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing (Revisi 2009)

    PSAK No.12 tentang Ventura Bersama (Revisi 2009)

    PSAK No.13 tentang Properti Investasi (Revisi 2011)

    PSAK No.14 tentang Persediaan (Revisi 2008)

    PSAK No.15 tentang Investasi pada Asosiasi (Revisi 2009)

    PSAK No.16 tentang Aset Tetap (Revisi 2011)

    PSAK No.18 tentang Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya (Revisi 2010)

    PSAK No.19 tentang Aset Tidak Berwujud (Revisi 2009)

    PSAK No.22 tentang Kombinasi Bisnis (Revisi 2010)

    PSAK No.23 tentang Pendapatan (Revisi 2009)

    PSAK No.24 tentang Imbalan Kerja (Revisi 2010)

    PSAK No.25 tentang Kebijakan Akuntansi, Estimasi, Kesalahan (Revisi 2009)

    PSAK No.26 tentang Biaya Pinjaman (Revisi 2011)

    PSAK No.28 tentang Akuntansi Asuransi Kerugian (Revisi 2010)

    PSAK No.30 tentang Sewa (Revisi 2011)

    PSAK No.31 tentang Instrumen Keuangan: Pengungkapan (Revisi 2009)

    PSAK No.33 tentang Akuntansi Pertambangan Umum (Revisi 2011)

    PSAK No.34 tentang Kontrak Kontruksi (Revisi 2010)

    PSAK No.36 tentang Akuntansi Asuransi Jiwa (Revisi 2010)

    PSAK No.38 tentang Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (Revisi 2011)

    PSAK No.45 tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba (Revisi 2010)

    PSAK No.46 tentang Pajak Penghasilan (Revisi 2010)

    PSAK No.48 tentang Penurunan Nilai Aset (Revisi 2009)

    PSAK No.50 tentang Instrumen Keuangan: Penyajian (Revisi 2010)

    PSAK No.53 tentang Pembayaran Berbasis Saham (Revisi 2010)

    PSAK No.55 tentang Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran (Revisi 2011)

    PSAK No.56 tentang Laba per Saham (Revisi 2010)

    PSAK No.57 tentang Kewajiban Diestimasi, Kewajiban dan Aset Kontinjensi (Revisi 2009)

    PSAK No.58 tentang Aset Tidak Lancar

    PSAK No.60 tentang Instrumen Keuangan: Pengungkapan

    PSAK No.61 tentang Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah

    PSAK No.62 tentang Kontrak Asuransi

    PSAK No.63 tentang Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi

    PSAK No.64 tentang Eksplorasi dan Evaluasi Sumber Daya Mineral

    PSAK No.107 tentang Akuntansi Ijarah

    PSAK No.108 tentang Penyelesaian Utang Piutang Murabahah

    PSAK No.109 tentang Akuntansi Zakat Infaq Sedekah
     
    PSAK No.110 tentang Akuntansi Hawalah

    PSAK No.111 tentang Akuntansi Asuransi Syariah
     
  2. Ada berapa PSAK yang dihapus (nomor berapa dan tentang apa saja)?
     

PSAK yang di hapus adalah PSAK khusus untuk industri. PSAK industri yang saat ini telah tidak ada didalam PSAK adopsi IFRS adalah PSAK No.32 tentang Akuntansi Kehutanan, PSAK No.35 tentang Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK No.37 tentang Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol, PSAK No.31 (revisi 2000 Akuntansi Perbankan dan PSAK No.42 tentang Akuntansi Perusahaan Efek. Selain itu, IFRS merupakan standar yang disusun dengan basis transaksi dan perlakukan khusus elemen laporan keuangan bukan industri, sehingga semua standar yang termasuk ke dalam dan berhubungan dengan industri dihapus. Selain itu PSAK yang juga dihilangkan adalah akuntansi waran, anjak piutang, restrukturisasi utang piutang bermasalah. Standar ini dicabut karena telah tercakup dalam pengaturan PSAK No.50 dan No.55 tentang Instrumen Keuangan.

 

  1. Pilih salah satu PSAK dari IFRS, ringkas dan beri komentar?


PSAK No.1 tentang Laporan Keuangan

Dalam PSAK No.1 ini berisi tentang tata cara penyusunan atau pembuatan laporan keuangan contoh : menurut PSAK adopsi IFRS yang semula bernama laporan laba rugi berubah nama menjadi laporan laba rugi komprehensif, itu semua terjadi karena ada tambahan akun laba rugi komprehensif serta setiap akun yang ada di jabarkan satu persatu agar lebih terperinci.

Komentar : dengan mengadopsi IFRS ke PSAK sangat berpengaruh baik karena IFRS adalah standar yang di pakai secara global dalam artian seluruh negara memakai standar pelaporan IFRS keuntungan yang di dapat adalah laporan keuangan dapat di lihat dan di mengerti oleh semua pihak serta menurut penelitian yang di lakukan dengan menggunakan standar pelaporan IFRS keuntungan perusahaan akan menjadi lebih meningkat karena terdapat akun laba rugi komprehensif.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar