Depok, 6 Mei 2015
No :
01/KAP/V/2015
Lampiran : 4
eksemplar
Perihal :
Laporan Hasil Audit Sistem Manajemen Kualitas Mutu
Kepada
Yth, Direktur PT. XXX
Di Jakarta
Kami telah
melakukan audit atas Sistem Manajemen Kualitas Mutu pada PT. XXX tahun
2014/2015. Audit kami tidak dimaksudkan untuk memberikan pendapat atas
kewajaran laporan keuangan perusahaan dan oleh karenanya kami tidak memberikan
pendapat atas laporan keuangan tersebut. Audit kami hanya mencakup bidang
Sistem Manajemen Kualitas Mutu yang dilakukan oleh perusahaan. Audit tersebut
dimaksudkan untuk menilai mutu (kualitas), efisiensi (daya guna), dan
efektivitas (hasil guna). Sistem
Manajemen Kualitas Mutu ISO 9001:2001 yang dilakukan dan memberikan saran
perbaikan atas kelemahan kualitas mutu produk dalam produksi yang ditemukan
selama audit, sehingga diharapkan dimasa yang akan datang dapat dicapai
perbaikan atas kekurangan tersebut dan perusahaan dapat beroperasi dengan lebih
efisien dan efektif dalam mencapai tujuannya.
Hasil audit kami
sajikan dalam bentuk laporan audit yang meliputi:
Bab I :
Informasi Latar Belakang
Bab II :
Kesimpulan Audit yang Didukung dengan Temuan Audit
Bab III :
Rekomendasi
Bab IV :
Ruang Lingkup Audit
Dalam
melakukan audit kami telah memperoleh banyak bantuan,dukungan, dan kerjasama
dari berbagai pihak baik jajaran direksi maupun staf yang berhubungan dengan
pelaksanaan audit ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama
yang telah terjalin dengan baik ini.
Kantor
Akuntan Publik
Kiranda
Sasmita dan Leonardo Gustav P
BAB I
INFORMASI LATAR BELAKANG
PT. XXX berlokasi di Jakarta, didirikan pada tahun 1977 atas gabungan dua perusahaan yaitu:
1.
PT. ZZZ ( Indonesia ) dan
2.
PT. YYY
PT. XXX
bergerak dibidang manufakturing. Tujuan produksi adalah untuk memenuhi
kebutuhan pasar. Perusahaan menetapkan kebijakan persediaan yang cukup untuk
mememenuhi kebutuhan dan permintaan pasar. Perusahaan menghasilkan beberapa
jenis busi untuk kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.
PT. XXX telah mampu memproduksi busi rata-rata 1.6 juta
unit/bulan atau 20 juta unit/tahun. PT. XXX juga memproduksi komponen busi
berupa "Metal Shell" sebanyak 2 juta unit/bulan atau 32.9 juta
unit/tahun yang telah di ekspor ke pabrik-pabrik PT. XXX di kawasan Asean dan
Taiwan, serta busi tipe Bantam yang digunakan mesin-mesin serbaguna ke Eropa
dan Amerika. Disamping itu PT. XXX adalah market leader pasar busi di tanah
air. Dengan sumber daya manusia yang profesional, PT. XXX terbukti mampu
menghasilkan busi dan metal shell terbaik dan telah diekspor ke manca negara di
kawasan Asia Pasifik.
Susunan direksi perusahaan adalah sebagai berikut:
Direktur
Utama : AAA
Direktur
Keuangan : BBB
Direktur
Produksi : CCC
Direktur
Marketing : DDD
Sedangkan tujuan dilakukannya audit adalah untuk:
1. Menilai
kinerja pada PT. XXX apakah sesuai dengan ISO 9001:2001.
2. Menilai
ekoniomisasi, efisiensi, dan efektivitas proses pengendalian mutu ISO 9001:2001.
3. Memberikan
berbagai saran dan perbaikan atas kelemahan dalam pendistribusian produk kepada
agen.
BAB II
KESIMPULAN AUDIT
Berdasarkan temuan (bukti) yang kami peroleh selama audit yang kami
lakukan, kami dapat menyimpulkan sebagai berikut :
Kondisi:
Sistem Manajemen Kualitas Mutu yang diterapkan oleh Perusahaan sudah
berjalan dengan baik yang mengacu pada persyaratan ISO 9001:2001. Akan tetapi
ada beberapa persyaratan yang tidak dilaksanakan oleh perusahaan, diantaranya :
1) Klausul
4.2.1 bagian b. Manual ( buku panduan ) kualitas.
2) Klausul 7.3 Desain dan Pengembangan.
Kriteria:
1)
Buku
panduan kualitas harus dimiliki karena dapat menjadi pedoman bagi karyawan
dalam mencapai tujuan perusahaan yang berfokus pada kepuasan pelanggan.
2)
Dalam
segi desain dan pengembangan ya, seharusnya dilakukan inovasi dan perubahan
agar setiap produk terjamin keaslian dan mutunya sehingga tidak mudah
dipalsukan.
Penyebab:
1) Belum adanya pedoman baku secara tertulis
(buku panduan kualitas), dalam prosedur dan sistem manajemen kualitas mutu
produk.
2)
Belum
adanya desain dan pengembangan dalam produk ini sehingga produk tersebut mudah
dipalsukan.
Akibat :
1) Karyawan tidak mempunyai pengetahuan umum
mengenai panduan dalam kualitas barang yang dijual.
2) Banyak produk yang di palsukan dipasaran.
Pejabat
yang bertanggung jawab :
Direktur Utama
|
DAFTAR
RINGKASAN TEMUAN AUDIT
|
||||
|
No.
|
Kondisi
|
Kriteria
|
Penyebab
|
Akibat
|
|
1.
|
Klausul
4.2.1 bagian b. Manual ( buku panduan ) kualitas.
|
Buku panduan kualitas harus dimiliki
karena dapat menjadi pedoman bagi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan
yang berfokus pada kepuasan pelanggan.
|
Belum adanya pedoman baku secara tertulis
(buku panduan kualitas), dalam prosedur dan sistem manajemen kualitas mutu
produk.
|
Karyawan tidak mempunyai pengetahuan umum
mengenai panduan dalam kualitas barang yang dijual.
|
|
2.
|
Klausul 7.3 Desain dan Pengembangan.
|
Dalam segi desain dan pengembangan ya,
seharusnya dilakukan inovasi dan perubahan agar setiap produk terjamin
keaslian dan mutunya sehingga tidak mudah dipalsukan.
|
Belum adanya desain dan pengembangan dalam
produk ini sehingga produk tersebut mudah dipalsukan.
|
Banyak produk yang di palsukan dipasaran.
|
BAB III
REKOMENDASI
Hasil audit yang dilakukan menemukan beberapa kelemahan yang
harus menjadi perhatian manajemen dimasa yang akan datang. Kelemahan yang
terjadi pada PT. XXX, yaitu:
1. Kelemahan
yang terjadi pada proses pendistribusian produk kepada sejumlah agen di daerah
yang sulit di jangkau.
2. Kelemahan
yang terjadi dengan banyaknya pemalsuan produk.
Atas keseluruhan kelemahan yang terjadi, maka diberikan
rekomendasi sebagai koreksi atau langkah perbaikan yang bisa diambil manajemen
untuk memperbaiki kelemahan tersebut.
Rekomendasi:
1. Pembukaan
perusahaan cabang di wilayah lain serta lebih meningkatkan jangkauan dalam
pendistribusian.
2. Memberi
tanda-tanda khusus untuk menjamin keaslian produk, sehingga meminimalisir pemalsuan
produk.
Keputusan untuk melakukan perbaikan atas kelemahan ini
sepenuhnya ada pada manajemen, tetapi kami mengkhawatirkan terjadi akibat yang
lebih buruk jika kelemahan ini tidak segera diperbaiki pada pengembangan dan
kelanjutan produksi.
BAB IV
RUANG LINGKUP AUDIT
Sesuai
dengan penugasan yang kami terima, audit yang kami lakukan hanya meliputi
masalah manajemen kualitas mutu PT. XXX untuk periode tahun 2014/2015. Audit
kami mencakup penilaian atas manajemen pengendalian kualitas mutu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar